Rabu, 17 Februari 2016

Cacingan Pada Anak

Cacingan Pada Anak
Gambar Cacingan Pada Anak
Cacingan pada anak - Anak yang terkena cacingan akan terlihat lesu dan tidak bersemangat, itu sebabnya cacingan berbahaya bagi anak karena menyebabkan anemia, kurang gizi, dan berat badan rendah meski makan banyak. Cacingan sulit dideteksi bila jumlah yang bersarang masih sedikit, cacing yang biasa menyebabkan cacingan adalah cacing pita, cacing kremi, dan cacing tambang. Biasanya cacing dapat dengan mudah menular.
Cara masuk cacing adalah lewat makanan dan kulit, berkembangnya penyakit ini juga karena banyak faktor, yaitu iklim tropis, sanitasi lingkungan, kebersihan dan lainnya.

Cara mengatasi anak cacingan

Ciri-ciri anak cacingan

  • Pantat gatal pada malam hari, itu gejala pada cacing kremi, yang bertelur pada malam hari di anus.
  • Letih lesu, dan kurang bergairah, karena kurang gizi dan kurang darah atau anemia.
  • Banyak makan tetapi berat badan menurun.
  • Sering batuk, karena ada juga cacing yang berada di paru-paru
  • Sakit perut, cacingan juga dapat menyebabkan diare

Cara mengobati cacingan pada anak

  • Perhatikan kebersihan kuku anak, pada saat bermain tanah, cacing dapat masuk lewat kuku.
  • Perhatikan juga kebersihan makanan dan tubuh agar cacing tidak bersarang dalam tubuh.
  • Minum obat anti cacing golongan pirantel pamoat (seperti combantrin, konvermex dan lainnya). atau mebendazole (seperti, vermox, hokzole, dan lainnya)

Obat tradisional cacing

  1. Petai atau petai cina, kandungan belerang dan tannin, mampu membunuh cacing dan mengeluarkannya melalui tinja.
  2. Biji pepaya untuk cacing gelang, keringkan biji pepaya, lalu tumbuk hingga halus, tambahkan madu untuk pemanis.
  3. Wortel, campur air perasan wortel 1 gelas dan santan kental 1 gelas tambahkan garam sedikit, lalu minumkan pada anak.
  4. Kelapa, kelapa 1/4 butir dan wortel 1 buah, parut beri air hangat 1 gelas lalu peras. Berikan pada anak menjelang tidur.
Sebaiknya jagalah kebersihan tubuh anak agar terhindar dari penyakit cacingan, lakukan meminum obat cacing secara rutin 6 bulan sekali, karena cacingan dapat membuat kecerdasan anak menurun.

Artikel Mengenai Cacingan Pada Anak di tulis oleh Balita dan Bayi di www.balitabayilucu.blogspot.com
Keyword: Obat cacing, cacingan pada anak, penyakit cacingan, tanda anak cacingan, ciri anak cacingan, anak cacingan, gejala cacingan pada anak, gejala anak cacingan, cacingan pada anak, tanda tanda cacingan, tanda tanda anak cacingan, cara mengobati cacingan, 

Bayi 8 Bulan Lebih Belum Merangkak?

Bayi 8 Bulan Lebih Belum Merangkak?
Gambar Bayi 8 Bulan Lebih Belum Merangkak?
Bayi 8 bulan lebih belum merangkak - Banyak ibu yang khawatir bayinya belum bisa merangkak juga meski sudah berusia lebih 8 bulan. Merangkak adalah transisi antara duduk dan berdiri. Ada beberapa ahli yang berpendapat bayi yang tidak merangkak otot bagian atas bayi termasuk tangan menjadi kurang terlatih, efeknya kemampuan anak menyangga bagian tubuh atas seperti menulis, mengenakan pakaian, memanjat, menjadi agak lambat. Juga berpengaruh pada kecerdasan karena gerakan tangan menyilang dan saat merangkak merangsang kedua belah otak untuk lebih cepat tanggap.
Akan tetapi banyak pula para ahli yang berpendapat bahwa merangkak bukan suatu pencapaian yang harus di lalui oleh setiap bayi, jadi merangkak bukan tonggak penting dalam perkembangan, sehingga tidak masalah apabila bayi tidak mengalami fase merangkak. Apabila bayi mengalami ngesot, merangkak mundur atau langsung berjalan Yang merupakan suatu pencapaian adalah bayi dapat melakukan tahap perkembangan pentingnya yaitu, tengkurap, duduk, berdiri dan lainnya.

Cara menstimulasi bayi merangkak

Ada beberapa penyebab kenapa bayi ibu tidak merangkak yaitu:

  1. Sering di gendong, bayi yang sering di gendong akan mengalami kesulitan dalam beraktifitas dan bergerak. Biarkan bayi bebas bergerak agar perkembangannya tidak terhambat.
  2. Sering di telentangkan,memang baik untuk bayi untuk tidur dalam posisi telentang untuk menghindari sindrom bayi tidak bernafas, akan tetapi sedari dini baik untuk bayi belajar tengkurap meskipun belum bisa, dengan syarat bayi dalam keadaan terbangun.
  3. Bayi malas atau lemah

Cara melatih bayi agar merangkak

Ibu dapat membantu untuk menstimulus bayi agar segera merangkak, akan tetapi jangan sampai memaksakan bayi hingga ia menangis. Bayi mulai siap merangkak usia 6-10 bulan, paling banyak pada usia 7 bulan sudah mulai melakukan gerakan merangkak..
  1. Pastikan bayi ibu sudah dapat tengkurap dengan baik. Sering-seringlah menegkurapkannya di kasur atau karpet dan pastikan aman
  2. Rangsang dengan mainan kesukaan, caranya letakkan mainan di depannya agar ia mencoba untuk meraihnya. Beri semangat dengan bertepuk tangan dan beri pujian.
  3. Merangkak bersama bayi juga dapat membantu mencontohkan kepadanya cara merangkak yang benar.
  4. Biarkan bayi bergerak bebas dan mengeksplorasi lingkungan sekitarnya, yang kita perhatikan hanya agar ia tidak terluka atau terjatuh.
Apabila bayi ibu belum dapat merangkak karena malas atau kurang stimulasi, biarkan ia belajar merangkak terlebih dahulu, jangan langsung belajar berdiri. Akan tetapi apabila bayi terlihat lemah, atau otot tegang, sebaiknya konsultasikan ke dokter anak atau terapi ke fisioterapis, pijat senam, juga terapi okupasi.

Artikel Mengenai Bayi 8 Bulan Lebih Belum Merangkak? di tulis oleh Balita dan Bayi di www.balitabayilucu.blogspot.com
Keyword: bayi 8 bulan belum bisa merangkak, bayi belum bisa merangkak, bayi merangkak umur berapa, bayi tidak merangkak, usia bayi merangkak, kapan bayi bisa merangkak.


Senin, 15 Februari 2016

Cara Mengobati Bisul Secara Tradisional Pada Anak

Cara Mengobati Bisul Secara Tradisional Pada Anak
Gambar Cara Mengobati Bisul Secara Tradisional Pada Anak
Cara mengobati bisul pada anak secara tradisional - Sebenarnya penyebab bisulan bukan karena faktor makanan, akan tetapi infeksi bakteri dari kulit, umumnya bakteri staphylococcus atau streptococcus. Bakteri masuk melalui robekan kulit misalnya pada saat menggaruk, atau kebersihan yang kurang di jaga, sehingga pori-pori tertutup dan menimbulkan bisul. Meskipun belum ada yang berpendapat bisul menular akan tetapi kontak fisik dengan penderita akan memindahkan kuman dan bakteri ke orang lain.

Cara mengobati bisul

  • Tips seputar bisul

Karena bisul disebabkan oleh infeksi bakteri maka bisul dapat menyebar kebagian tubuh lainnya. Maka sebaiknya lakukan tips di bawah ini:
  1. Cuci tangan anda sebelum dan sesudah mengobati bisul, karena akan meminimalisir penularan.
  2. Jangan pecahkan dan menggaruk bisul yang masih berukuran kecil karena akan menyebabkan peradangan kulit dan infeksi semakin menyebar.
  3. Kompres bisul dengan handuk dan air hangat, lakukan beberapa kali dalam sehari selama 5-10 menit, untuk membantu penyembuhan bisul lebih cepat sehingga mengeluarkan nanah dan mengering.
  4. Jaga kebersihan tubuh, terutama pada bagian bisul agar tidak menyebar dan menular.
  5. Pada saat bisul sudah lunak dan terlihat inti nanah atau matanya, maka bersihkan dengan cairan antiseptik atau rivanol setelah itu oleskan salep penicillin, biarkan pecah dengan sendirinya lalu bersihkan.

  • Obat bisul
Ada beberapa obat bisul tradisional untuk membantu menyembuhkan bisul dan membuat bisul cepat matang dan inti nanah cepat keluar, obat tradisional untuk bisul ada banyak di sekitar kita seperti:
  1. Bawang putih, parut atau tumbuk bawang putih, kemudian tempelkan pada bisul.
  2. kunyit, sama seperti bawang putih, parut lalu tempelkan pada bisul.
  3. Daun ubi jalar, ambil beberapa daun ubi jalar layukan dengan api, tetapi jangan sampai gosong, tempelkan daun ubi jalar pada bisul, lakukan beberapa kali sampai bisul sembuh.
Apabila bisul menyebabkan demam, rewel, dan mengeluarkan banyak nanah, serta kulit sakit saat tersentuh, sebaiknya hubungi dokter. jaga kebersihan agar tidak terjadi penularan kepada anggota keluarga lain.


Artikel Mengenai Cara Mengobati Bisul Secara Tradisional Pada Anak di tulis oleh Balita dan Bayi di www.balitabayilucu.blogspot.com
keyword: Bisul, obat bisul, cara mengobati bisul, cara menyembuhkan bisul, mengobati bisul, obat bisul tradisional, obat untuk bisul, obat bisul alami, penyakit bisul, obat bisul salep, obat tradisional bisul, obat alami bisul, obat penyakit bisul, salep bisul, obat herbal bisul, menyembuhkan bisul, bisul pada bayi, obat tradisional untuk bisul, salep untuk bisul, cara mengobati bisul secara alami.

Minggu, 14 Februari 2016

Karier, Bukan Halangan Untuk Menyusui

Karier, Bukan Halangan Untuk Menyusui
Karier, Bukan Halangan Untuk Menyusui
Karier, bukan halangan untuk menyusui - Asi mengandung hampir semua zat yang di butuhkan bayi dengan komposisi yang sangat sesuai untuk bayi di banding susu botol yang meski sama mengandung gizi tetapi tetap tidak sesuai dengan yang di butuhkan bayi.
Asi juga mengandung laktosa tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan bayi seperti, menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya, mempermudah pencernaan zat-zat penting oleh tubuh, dan lainnya. Tidak hanya higienis, asi pun mengandung zat kekebalan terhadap penyakit infeksi yang mengancam bayi, zat tersebut seperti, laktoferin, immunoglobulin dan antibodi yang dapat melindungi tubuh bayi terhadap serangan bakteri, virus, maupun jamur.
Tidak seperti susu sapi yang sering menimbulkan alergi, penelitian pun membuktikan bahwa bayi yang disusui ibunya pertumbuhan gigi geraham akan lebih baik. Selain itu asi juga dianggap perantara untuk menjalin kasih sayang antara orangtua dan bayi.
Sekarang tidak perlu repot untuk dapat memberikan asi eksklusif, asal ada kemauan dari ibu, minta pertolongan pada orang yang menjaga bayi untuk memberikan asi dengan baik.

Tips seputar ASI

  • Cara memerah asi

  1. Sebelum memerah cuci tangan terlebih dahulu dengan sabun
  2. Ibu bisa memijat payudara sebentar dan memilih posisi yang nyaman untuk memerah, bisa duduk atau berdiri.
  3. siapkan tempat untuk asi di mangkuk atau gelas besar, serta alat untuk memerah.
  4. Apabila ingin memerah dengan tangan, Taruh jari jempol dan telunjuk dekat area areola payudara dekat puting, buat menyerupai huruf C, kemudian perah dengan cara tekan dan lepaskan hingga asi keluar. Lihat gambar
    Cara memerah asi
    Memerah asi

  • Cara menyimpan asi

  1. Asi perah dapat bertahan di suhu ruangan selama 10 jam, jadi sebelum ibu berangkat bekerja susuilah bayi kemudian perah untuk stok beberapa jam yang akan datang.
  2. Asi yang di masukkan ke dalam frezer dapat bertahan sampai 6 bulan. Jika hanya di taruh di kulkas, dapat bertahan 6-7 hari. Jangan lupa memberikan lebel tanggal.
  3. Karena asi akan mengembang, jangan penuhi botol sisakan sekitar 3cm dari bagian atas botol. Gunakan botol khusus untuk asi, dan beri tutup dari plastik atau karet yang kedap udara agar tidak pecah saat di dalam frezer.
  4. Asi dapat di perah di tempat kerja dengan menaruhnya dalam kulkas kantor atau thermos pendingin.

  • Cara menyajikan asi

  1. Asi yang baru di keluarkan dari kulkas dapat di hangatkan dengan merendamnya kedalam mangkok yang berisi air hangat, atau bisa juga di diamkan pada suhu ruangan agar suhunya sesuai.
  2. Apabila asi di taruh ke dalam frezer, cairkan asi dengan cara menyimpan dahulu kedalam kulkas selama 4 jam kemudian hangatkan.
  3. Asi yang sudah di keluarkan dalam kulkas sebaiknya segera di gunakan karena hanya bertahan 24 jam saja.

  • Cara membersihkan tempat penyimpanan asi

Cuci bersih botol tempat penyimpanan asi dengan air hangat dan sabun, lalu sterilkan dengan cara merebusnya, Apabila botol berbahan plastik pastikan berlabel BPA free yang aman bila terkena panas. keringkan dengan cara dilap menggunakan kain bersih.

Pastikan asi tidak terkontaminasi oleh apapun agar tidak menjadi penyakit untuk buah hati anda, jadikan momen menyusui sangat berarti bagi anda dan bayi agar tercipta kontak batin karena waktu yang tidak memungkinkan.

Artikel Mengenai Karier, Bukan Halangan Untuk Menyusui di tulis oleh Balita dan Bayi di www.balitabayilucu.blogspot.com
keyword: Cara menyimpan asi, penyimpanan asi, cara menyimpan asi perah, asi perah, cara penyimpanan asi, menyimpan asi, penyimpanan susu ibu, penyimpanan asi perah, cara penyimpanan asi perah, cara memerah asi, menyimpan asi perah, air susu ibu perah, cara memerah asi dengan tangan, memompa asi, tempat menyimpan asi, botol penyimpanan asi, tempat penyimpanan asi, memerah asi, cara simpan susu perahan, cara memberikan asi perah, asi eksklusif ibu bekerja, tips menyimpan asi, cara memerah susu ibu.

Kamis, 11 Februari 2016

7 Cara Meningkatkan Produksi ASI

Cara meningkatkan produksi ASI
Gambar cara meningkatkan produksi ASI
Cara meningkatkan produksi ASI - Tidak hanya sedih melihat bayi rewel kurang kenyang karena produksi ASI kita berkurang, tetapi dari segi kesehatan pun bayi menderita kurang gizi bila hal itu terjadi terus menerus. Asi memberikan apa yang di butuhkan oleh bayi. Banyak faktor yang menjadi penyebab ibu berkurang produksi ASI nya, diantaranya kurang beristirahat, makanan, pemberian susu botol terlalu dini dan lainnya.

Tips meningkatkan produksi ASI

Berikut tips upaya meningkatkan produksi ASI agar asi menjadi lancar dan deras.

  • Mempersiapkan puting sejak dini

Persiapkan puting sejak saat hamil terutama yang memiliki puting susu masuk ke dalam atau datar sehingga bisa menyulitkan bayi untuk menghisap nantinya. Pijat dengan lembut ke arah luar sehingga puting dapat menonjol. Pada puting payudara terdapat lubang kelenjar tempat keluarnya air susu, maka harus dibersihkan sebelum bayi menyusu juga dapat merangsang cepat keluarnya ASI. Bersihkan dengan menggunakan baby oil, usap dengan lembut, diamkan sejenak kemudian bersihkan dengan air hangat.

  • Hindari bayi bingung puting

Penggunaan dot dan empeng sejak dini membuat bayi menjadi bingung puting atau lebih memilih dot yang mudah untuk di hisap di banding puting, sehingga bayi kesulitan untuk menghisap puting. Pemberian susu botol dapat mengurangi ASI, karena akan jarang di hisap oleh bayi.

  • Susui bayi dengan kedua payudara

Susui bayi sesering yang ia minta tanpa batasan waktu. ASI yang sering di hisap akan memproduksi lebih banyak lagi, sebaiknya ibu menyusui dengan kedua payudara, payudara yang tidak di susui akan berakibat tidak terangsangnya air susu dan mempercepat terhentinya produksi ASI lebih awal dari semestinya.

  • Hindari stress dan perbanyak istirahat

Stress dan kecapean merupakan salah satu faktor yang membuat produksi air susu ibu menurun, hindari stress dan beristirahat yang cukup. Apabila tidak memungkinkan istirahat karena bayi tidak dapat di ajak kompromi ajak keluarga untuk membantu dalam pengasuhan.

  • Memilih makanan dan minuman yang tepat

Ibu yang sedang menyusui biasanya makan lebih banyak tiga kali lipat dari biasanya untuk memenuhi kecukupan gizi bayi dan ibu, sangat tidak di anjurkan untuk diet pada saat menyusui karena akan mengurangi asupan gizi juga produksi air susu. Makanan yang baik untuk melancarkan ASI adalah sayuran dan buah seperti pepaya, daun katuk, bayam, jus wortel. Sup daging, ayam atau ikan serta oatmeal juga dapat memperlancar keluarnya air susu ibu. Sebaiknya hindari makanan yang bersifat merangsang seperti kopi, makanan yang berbumbu banyak dan pedas, alkohol dan sebagainya. hindari rokok dan minum setidaknya 8 gelas sehari.

  • Pemakaian alat kontrasepsi

Adakalanya alat kontrasepsi dapat memicu produksi ASI menjadi sedikit atau malah menghentikan secara keseluruhan. Hindari kontrasepsi yang mengandung hormon estrogen. alat kontrasepsi yang tepat untuk menyusui adalah kontrasepsi dalam rahim atau spiral/IUD dan kondom.

  • Pemijatan

Apabila posisi bayi tidak pas dalam menyusu pasti akan membuat puting dan payudara menjadi sakit, untuk menghindari peradangan pada payudara akibat penyumbatan lakukan pijatan lembut pada payudara dengan minyak kelapa, lalu kompres dengan air hangat.

Susui bayi ibu sesuka yang ia mau untuk membuatnya merasa kenyang, juga dapat membuat produksi ASI meningkat. Sehabis menyusu bersihkan puting dengan air susu saja, tidak dengan vaselin, sabun atau yang lain yang akan membuat minyak alami dalam puting hilang juga membuat puting menjadi kering dan berakibat tidak baik untuk ibu.

Artikel Mengenai 7 Cara Meningkatkan Produksi ASI di tulis oleh Balita dan Bayi di www.balitabayilucu.blogspot.com
keyword: Makanan untuk meningkatkan produksi asi, tips untuk meningkatkan produksi asi, makanan yang dapat menigkatkan produksi asi.

7 Komplikasi dan Kelainan Dalam Kehamilan

Komplikasi dan kelainan dalam kehamilan
Gambar komplikasi dan kelainan dalam kehamilan
7 Komplikasi dan Kelainan Dalam Kehamilan - Siapa pun tentu menghendaki kehamilan yang normal dan sehat, akan tetapi kenyataannya banyak juga para ibu yang mengalami 'kelainan' dan komplikasi kehamilan. Tetapi tak perlu terburu cemas, karena bila komplikasi ini cepat di ketahui dan mendapat perawatan, anda tak perlu khawatir hal itu dapat mempengaruhi perkembangan kesehatan janin anda. Dari sini anda perlu mengetahui 'kelainan-kelainan' yang mungkin terjadi pada diri anda.

Komplikasi-komplikasi pada saat kehamilan

  • Pendarahan vaginal
Ini biasa terjadi pada usia kehamilan 28 minggu dan umumnya menyerang ibu yang pernah melahirkan. Jarang terjadi pada kehamilan pertama. Ini jenis komplikasi yang serius karena janin bisa terancam kurang oksigen. Ada dua tipe pendarahan vaginal, yaitu
  1. Plasenta previa, plasenta yang lazimnya melekat di bagian atas belakang dinding rahim, tanpa diketahui sebabnya melekat di bagian bawah rahim. Ini bisa berakibat pecahnya pembuluh darah kecil dalam ari-ari sehingga terjadi pendarahan tiba-tiba, ini terjadi pada usia kehamilan 30-36 minggu (triwulan terakhir). Sebaiknya setiap ada pendarahan, segeralah ke dokter. Dalam kasus yang berat plasenta previa di atasi dengan bedah caesar.
  2. Solusio plasenta, plasenta yang terpisah dari sambungannya sebelum proses kelahiran. plasenta berfungsi memberi nutrisi dan oksigen pada janin, jadi apabila plasentanya lepas dari dinding rahim dapat menyebabkan pendarahan yang hebat, serta kekurangan nutrisi dan oksigen yang mengancam nyawa ibu dan janin. penyebabnya karena trauma pada perut seperti jatuh atau terkena pukulan, hipertensi atau tekanan darah tinggi, ibu pengguna narkoba atau perokok, dan lainnya.

  • Anemia

Di antara komplikasi yang ada, inilah yang paling umum menyerang ibu hamil. Gejalanya cepat lelah karena tubuh kurang zat besi dan asam folat. Anemia seharusnya tidak terjadi apabila ibu hamil menjaga pola makannya. makanlah yang bernutrisi tinggi walau harus memaksakan diri.

  • keracunan kehamilan
Komplikasi yang di sebut juga pre-eklamasi ini, dengan gejalanya yang berupa tekanan darah tinggi, pembengkakan pada kaki, tangan dan wajah, biasa terjadi pada triwulan terakhir masa kehamilan. Sampai saat ini penyebab pastinya belum dapat di ketahui. Perawatan pre-eklamasi biasanya dengan istirahat cukup, kecuali kalau telah berkembang menjadi eklamasi dapat membahayakan ibu dan janin, sehingga harus melakukan bedah caesar. Wanita hamil sebaiknya rajin memeriksakan diri.

  • Fibroid
Ini kelainan yang sering terjadi pada wanita hamil diatas usia 30 tahun. Kelainan berupa timbulnya pertumbuhan jinak pada dinding rahim yang bisa membentuk tumor mulai dari sebesar kacang sampai sebesar bola. Fibroid merupakan salah satu faktor penyebab keguguran dan kemandulan. Pengangkatan fibroid biasanya di hindari pada saat kehamilan karena akan berakibat keguguran atau bayi lahir prematur. Sebelum merencanakan kehamilan pastikan kondisi kesehatan anda baik untuk mencegah hal yang tidak di inginkan seperti fibroid ini.

  • Kista ovarium
Hampir sama dengan fibroid, hanya saja ini bisa terjadi pada usia berapa saja. Gejalanya berupa sakit perut yang luar biasa, sehingga bila itu terjadi perlu dilakukan pembedahan segera. Operasi tersebut dapat merusak janin akan tetapi lebih baik untuk menyelamatkan jiwa ibu.

  • Keguguran

Keguguran adalah berakhirnya suatu kehamilan sebelum berusia 28 minggu. Banyak sebab pemicunya, antara lain sakit parah yang di derita ibu hamil, serangan gastro-enteritis hebat, shock mendadak, aktifitas fisik berlebihan, dan lainnya. Keguguran lazim di tandai dengan keluarnya darah dan tak terasa pada saat permulaan. Bila keluarnya darah makin banyak, maka keguguran tidak dapat di cegah lagi. maka operasi jalan keluarnya.

  • Kehamilan ektopik

Kelainan ini bisa terjadi akibat sel telur yang di buahi tidak berkembang dalam rahim, melainkan di luar rongga (misal dalam saluran telur). Gejalanya adalah rasa sakit di bagian bawah perut serta terjadi pendarahan vaginal. Karena itu, apabila sering merasa sakit di bawah perut pada awal kehamilan, segeralah konsultasi dengan dokter.

Sebelum merencanakan kehamilan alangkah baiknya memeriksakan dulu kesehatan kita apalagi untuk calon ibu yang berusia diatas 30 tahun. Dan pada saat hamil rutin memeriksakan diri ke dokter atau bidan untuk memantau perkembangan janin dan mencegah terjadinya suatu penyakit yang tidak kita ketahui.

Artikel Mengenai 7 Komplikasi dan Kelainan Dalam Kehamilan di tulis oleh Balita dan Bayi di www.balitabayilucu.blogspot.com
keyword: komplikasi pada kehamilan, komplikasi dalam kehamilan, deteksi dini komplikasi kehamilan, komplikasi dan penyulit kehamilan, pengertian komplikasi kehamilan, penyulit dan komplikasi kehamilan, komplikasi anemia pada kehamilan.

Senin, 08 Februari 2016

Memasuki Usia Kehamilan 9 Bulan, Apa Yang Harus Di Lakukan?

Memasuki Usia Kehamilan 9 Bulan, Apa Yang Harus Di Lakukan?
Memasuki Usia Kehamilan 9 Bulan, Apa Yang Harus Di Lakukan?
Memasuki usia kehamilan 9 bulan, apa yang harus di lakukan? - Wah ibu, sudah mendekati waktu untuk melihat rupa si buah hati, bahagianya!. Apa saja yang harus di siapkan pada saat akan tiba waktu untuk segera melahirkan?, yang jelas kesiapan mental ibu harus sangat di mantapkan untuk keselamatan ibu dan buah hati nantinya. Coba kita cek apa yang sebaiknya kita lakukan pada saat usia kandungan sudah memasuki 9 bulan berikut.

Kesiapan memasuki usia 9 bulan

  • Persiapkan bayi untuk berada pada posisi siap di lahirkan

Setiap ibu biasanya mengharapkan persalinan yang normal, maka usahakan bayi ibu berada pada posisi yang siap untuk di lahirkan yaitu pada saat posisi berada di bawah dan hampir masuk ke rongga pinggul, jika posisi bayi tidak benar atau sungsang lakukan tips berikut
  1. Mengepel lantai dengan cara jonggkok dipercaya dapat membuat bayi ibu berputar keposisi secara alami. Selain lantai menjadi bersih, di harapkan bayi di dalam posisi siap untuk di lahirkan
  2. Untuk mendukung janin berputar ke posisi yang benar di sarankan sering berjalan kaki pada pagi dan sore hari setiap hari selama 20-30 menit.
  3. Gerakan sujud dalam sholat juga dapat membantu janin untuk berada di posisi masuk ke rongga pinggul, bisa ibu perlama gerakan sujud dalam sholat.
  4. Berolahraga jongkok berdiri dengan cara tangan berpegang pada benda yang bisa menahan beban anda, lakukan gerakan ini setiap hari hitung 8-10 kali. atau lakukan posisi merangkak dengan posisi tangan sejajar bahu kepala tetap tegak, luruskan punggung, tarik nafas perlahan, lalu lengkungkan punggung ke dalam sambil kepala di tarik ke dalam melihat dada anda, kemudian luruskan lagi, lakukan 8-10 kali.
  5. Berbicaralah dengan bayi anda untuk bergerak ke posisi turun dengan disinari lampu senter agar bayi merespon cahaya dan memutar tubuhnya. Sinari dari puncak rahim sampai ke arah tulang kemaluan.
  6. Lakukan pemeriksaan USG untuk memantau perkembangan janin dan posisinya.
Untuk mengetahui tanda-tanda bayi sudah masuk pada posisi yang benar atau kepala bayi sudah berada di bawah panggul adalah, semakin sering buang air kecil, susah buang air besar, tidak nyaman pada bagian bawah panggul.

  • Persiapkan puting untuk menyusui

Memberikan ASI sangatlah penting karena sangat berguna untuk kesehatan bayi kelak, persiapkanlah puting anda dengan cara membersihkannya dengan baby oil, bersihkan kerak yang menempel pada puting menggunakan baby oil dengan lembut lalu biarkan sejenak lalu bersihkan dengan air hangat.Ini juga merangsang agar air susu cepat keluar, apabila puting masuk ke dalam beri pijatan lembut agar puting dapat sedikit keluar agar mudah untuk di susui bayi nantinya.

  • Persiapkan tas untuk persalinan

Mempersiapkan tas khusus untuk persalinan yang tiba-tiba agar tidak repot. biasanya pada saat ibu sedang kontraksi semua akan panik, agar ringkas segeralah persiapkan semua yang ingin di bawa ke rumah sakit dalam tas yang berisikan
  1. Pakaian ganti untuk ibu dan ayah.
  2. Pakaian untuk bayi yaitu, bedongan, baju, popok, dan gurita.
  3. Gendongan kain, dan beberapa kain untuk ibu seusai melahirkan
  4. Dot, untuk berjaga asi ibu belum keluar

  • Persiapkan dana dan rumah sakit yang dituju
Biasanya dari awal pemeriksaan kehamilan kita sudah menuju rumah sakit tertentu untuk melahirkan juga. Sebaiknya tidak berganti - ganti tempat pemeriksaan pada saat kehamilan karena riwayat kehamilan dan kesehatan tidak terpantau dengan baik. Persiapkan dana dengan mendapat informasi ke rumah sakit yang dituju tentang harga persalinan, juga persiapkan dana lebih untuk kemungkinan yang lain, misal operasi cesar

Nah, semua sudah di persiapkan dengan baik tinggal menunggu waktu sang buah hati melihat dunia yang baru, rajinlah berolahraga dan makan yang bernutrisi dapat membantu persalinan yang normal dan lancar. Dukungan dari suami pun harus selalu di berikan untuk mental ibu pada saat kehamilan dan proses melahirkan nantinya.

Artikel Mengenai Memasuki Usia Kehamilan 9 Bulan, Apa Yang Harus Di Lakukan? di tulis oleh Balita dan Bayi di www.balitabayilucu.blogspot.com
keyword: Usia kehamilan 9 bulan, tips kehamilan 9 bulan, 9 bulan kehamilan, masa kehamilan 9 bulan, kehamilan usia 9 bulan, seputar kehamilan 9 bulan, kehamilan memasuki 9 bulan, kehamilan umur 9 bulan, memasuku kehamilan 9 bulan, kehamilan masuk 9 bulan.