Tampilkan postingan dengan label Balita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Balita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Maret 2016

Solusi Anak Terlambat Bicara

Solusi Anak Terlambat Bicara
Gambar Solusi Anak Terlambat Bicara
Solusi anak terlambat bicara - Setiap anak berbeda-beda, ada yang lancar dalam berbicara ada juga yang terlambat bicaranya. Biasanya anak yang berumur 3 tahun sudah mulai belajar berbicara setidak-tidaknya mengucapkan kata mama, papa, maem. Anak umur 12 bulan sudah dapat merespon perkataan orangtua dan mengulanginya seperti cicak dan ia mengulangnya dengan "cak" atau mobil menjadi "mbem" dan lainnya. Tanda anak benar memiliki keterlambatan bicara adalah apabila berusia lebih dari 18 bulan belum juga mengucapkan kata pertama seperti "ma.."pa.."da..dan lainnya. Juga belum mengerti nama benda sekitar juga anggota tubuhnya.

Anak terlambat bicara

Mengapa anak terlambat bicara

Banyak faktor tentang anak menjadi terlambat bicara diantaranya:
  • Keturunan, orangtua yang semasa kecilnya terlambat berbicara dapat menurun ke anaknya
  • Bayi prematur, dan berat badan lahir rendah juga dapat membuat anak terlambat bicara, akan tetapi biasanya ia dapat mengejar ketertinggalan setelah berumur 2 tahun.
  • Penyakit infeksi kronis pada telinga yang membuat pendengaran terganggu sehingga menghambat anak berbicara. Atau pun hambatan lain yang membuat pendengaran terganggu.
  • Keterampilan lain seperti berjalan yang membuatnya asik dan fokus pada keterampilannya itu, sehingga mengorbankan dan mengacuhkan keterampilan berbicaranya.
  • Orang tua menggunakan 2 bahasa sehingga membuatnya kebingungan.
  • Sering menonton televisi menjadikan anak pendengar dan pasif menerima informasi.
  • Sering bermain sendiri.
  • Terhambatnya perkembangan otak.
  • Minimnya komunikasi dan interaksi antara orangtua dan anak.

Stimulasi untuk anak terlambat bicara

Lakukanlah stimulasi sesering mungkin agar anak cepat berbicara, stimulasi agar anak cepat bicara seperti:

  • Mengajaknya berbicara sesering mungkin, meski belum mengerti tetapi ia akan mengingat kata-kata tersebut yang akan di ekspresikan apabila ia bisa bicara kelak.
  • Ajak anak mengobrol dengan suasana yang menyenangkan, seperti melihat pesawat sambil menunjuk kearah langit dan mengatakan "pesawat terbang" juga kenalkan awan, langit dan benda di sekitarnya.
  • Nyanyikan lagu bersama si kecil pada saat terjadi hal yang menyenangkan seperti lagu cicak di dinding ketika ada seekor cicak yang sedang merayap, atau lagu hujan ketika sedang terjadi hujan.
  • Perbanyak berinteraksi dengan teman sebaya dapat membuat anak lebih sering berbicara, karena kegiatan ini mengharuskan anak berkomunikasi verbal.
  • Mendongeng juga salah satu kegiatan menarik untuk menstimulasi anak berbicara, ikut sertakan si kecil dalam kegiatan membaca dongeng.

  • Hindari perkataan yang buruk kepada anak, karena ia mungkinakan menirukannya.
  • Ucapkan perkataan dengan jelas seperti "susu" bukan "cucu", karena akan menjadi pembiasaan untuk anak mengucapkannya nanti.
  • Menjadi pendengar yang baik, agar anak dapat mengekspresikan apa yang di rasakannya juga membuat anak belajar tidak malu.
  • Berikan makanan padat untuk merangsang ototnya untuk kemampuan berbicara.

Obat untuk anak terlambat bicara

Terlambat bicara juga dapat terjadi karena nutrisi yang belum tercukupi, untuk obat anak terlambat bicara dapat menggunakan:
  1. Madu yang alami, Usahakan madu yang di beli dari peternakan agar terjaga kualitasnya.
  2. Susu soya atau kedelai, ibu dapat membuatnya sendiri dirumah.
Apabila anak setiap dipanggil nama tidak merespon atau sampai usia 2 tahun belum babbling seperti ma..ma, pa..pa. segera konsultasikan kepada ahlinya, atau ke pskiater agar diketahui penyebab anak terlambat bicara.

Artikel Solusi Anak Terlambat Bicara di tulis oleh Balita dan Bayi di www.balitabayilucu.blogspot.com
Keyword: anak terlambat bicara, terapi anak terlambat bicara, anak terlambat bicara 3 tahun, penyebab anak terlambat bicara, ciri anak terlambat bicara, obat anak terlambat bicara

Minggu, 10 Januari 2016

Manfaat Tidur Siang Untuk Balita

manfaat tidur siang untuk balita
Gambar Manfaat Tidur Siang Untuk Balita
Manfaat tidur siang untuk balita - Tidur siang tidak hanya penting untuk perkembangan fisik balita tetapi juga penting untuk mentalnya. Balita yang tidak atau kurang tidur siang cencerung mengalami stres, kelelahan, sulit untuk fokus, dan merasa tidak bahagia. Sebaiknya pastikan balita anda untuk tidur siang yang cukup dan teratur.

Manfaat dan fakta tentang tidur siang

Biasanya balita tidur siang 30-40 menit dan itu sudah cukup, ada pula balita yang tidur siangnya lama bahkan sampai berjam-jam, itu tidak masalah dalam tingkat kemalasan, orang dewasa berbeda dengan balita dalam hal tidur, bila orang dewasa tidur terlalu lama hal itu akan mengganggu kesehatan, akan tetapi untuk bayi baik untuk pertumbuhannya.

Mempengaruhi kecerdasan dan ingatan yang baik

Terdapat hubungan antara kecerdasan anak dan pola tidur. Manfaatnya untuk bayi, membantu mengembangkan kemampuan bayi secara optimal. Dengan tidur siang, pertumbuhan hormon dapat berfungsi dengan baik terhadap aliran darah. Tidur siang juga memberikan perasaan tenang dan memulihkan kembali energi sehingga pemulihan fungsi otak pada bayi dapat bekerja dengan baik. Penelitian mengungkapkan tidur siang membantu meningkatkan kinerja otak anak, terutama dalam hal ingatan.

Merangsang pertumbuhan

Anak yang aktif bukan hanya badannya saja yang bergerak, tetapi otot, otak dan organ-organ di dalam tubuhnya juga beraktifitas. Dengan tidur siang, anak bisa mengistirahatkan tubuhnya, sehingga saat terbangun anak kembali segar untuk beraktifitas. Tidur siang yang rutin membuat pertumbuhan tubuh lebih optimal, karena hormon pertumbuhan lebih aktif mengalir dalam darah saat anak tidur siang. Hormon ini di produksi oleh otak yang bekerja sama dengan hormon lainnya seperti hormon otot, anak ginjal, tulang, mereka membantu proses pertumbuhan tubuh anak.

Menjaga kesehatan dan mengurangi sakit

Waktu tidur di perlukan saat tubuh sudah merasa lelah, untuk mengembalikan tenaga dan kesegaran anak. Ketika si anak sedang sakit, demam, sakit gigi atau flu dan batuk, tidur yang cukup dapat mengurangi intensitan penyakit yang di alami.

Meningkatkan kemampuan proses informasi dan memiliki kekuatan imajinatif yang luar biasa

Anak balita yang cukup tidur mempunyai kemampuan lebih tinggi dalam hal memproses informasi dan mengaplikasikan kemampuannya. mereka lebih kreatif dan memiliki kekuatan imajinatif karena otak mereka akan memproses apa yang mereka pelajari dan menghubungkannya dengan imajinasi mereka saat tidur.

Tidak mudah stres

Balita di bawah umur 2 tahun yang tidak tidur siang atau tidurnya kurang cenderung mengalami stres dan tidak bahagia. Ini terjadi karena saat anak tidak tidur siang anak akan cenderung menjadi rewel dan lebih cemas.

Pastikan balita ibu mendapatkan tidur siang yang cukup agar tidak mengalami kelelahan, perasaan cemas dan stres. buatlah ia bahagia dengan pertumbuhan yang optimal dan sehat.

Artikel Manfaat tidur siang untuk balita di tulis oleh Balita dan Bayi di www.balitabayilucu.blogspot.com